Langsung ke konten utama

Kabar Duka Kembali Datang Dari Ulama Muhammadiyah Sulawesi Selatan

K.H Andi Iskandar Tompo


Inalilahi wainna ilaihi rojiun. Ulama Muhammadiyah Sulsel, KH Andi Iskandar Tompo berpulang ke rahmatullah Kamis, 2 September 2021 dinihari tadi.

Aktivis senior Muhammadiyah Sulsel yang akrab disapa Pak Is meninggal di kediamannya di Kompleks Griya Cipta Hertasning Blok A3/5 Jalan Aroepala, Gowa. 

Berbagai ucapan bela sungkawa mengalir deras atas kepergian KH Andi Iskandar Tompo. Iskandar Tompo merupakan salah satu Wakil Ketua PW Muhammadyah Sulsel.

Semasa hidupnya almarhum mengabdikan dirinya di organisasi persyarikatan Muhammadiyah. 

Mulai dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah hingga pimpinan wilayah Muhammadiyah Sulsel. Almarhum juga pernah mengabdi sebagai wakil rakyat di DPRD kota Makassar dan DPRD Sulsel.

Muhammadiyah kehilangan tokoh kaderisasi yang militan. Haedar berharap para kader yang pernah dikader olehnya dapat melanjutkan perjuangannya di Persyarikatan.

“Selamat jalan Pak Iskandar Tompo. Jejak perjuangannya menjadi amal jariyah baginya. Semoga almarhum husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, diampuni kesalahannya, dan ditempatkan di jannatun na’im,” Kata Haedar.

Duka cita juga disampaikan oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti. Sekum PP Muhammadiyah menyebut Pak Is sebagai tokoh hebat dan orang yang sangat baik.

“Semoga khusnul hatimah. Diampuni dosa-dosanya, diterima seluruh amal shalihnya, dan ditempatkan oleh Allah di surga-Nya. أللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه,” kata Mu’ti.

Demikian pula Menko PMK yang juga Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Muhadjir Effendy mengenang Pak Is sebagai saudara seperjuangan.

”Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Allahummaghfir lil akhina H Iskandar Tompo, warhamhu, waafihi wa’fu ‘anhu waakrim nuzulahu wawasy-syi’ mad-halahu, BirahmatiKa Ya Arhamar Rahimien, amin,” doa  Prof. Muhadjir.

Ketua PP Muhammadiyah, Dr. Busyro Muqoddas juga mengaku kehilangan atas kepergian sahabatnya itu. Busyro menyebut Pak Is sebagai sahabat ideologis sejak IPM.

Pak Busyro mengenang Pak Is sebagai tokoh unggulan yang berakhlak karimah, berkarakter, dan berpikir merdeka.

"Pak Is orang yang amanah, kinerja dan etos amal sangat terukur, ramah, egaliter, dan kuat pendiriannya di atas bangunan akhlak Tauhidiyahnya.

“Semoga Sobat Almarhum Iskandar Tompo khusnul khatimah, dan putra-putranya berkemampuan menjadi penerus penyempurnanya,” doa Busyro.

Rencananya almarhum dikebumikan di pemakaman Muhammadiyah usai salat duhur siang ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ditipu Milyaran Rupiah, Laporan Rasman Alwi Tak Mempan di Polisi

Jelajah98, Selayar - Dugaan Pemalsuan Surat Tanah yang dilaporkan oleh Rasman Alwi pada bulan Februari Tahun 2020 lalu, sampai saat ini belum ada kejelasan dan kepastian hukum.  Saat itu juga, Rasman Alwi melaporkan Alfian Pramana pada Tanggal 10 September Tahun 2019 atas dugaan penipuan sebesar kurang lebih Tiga (3) Miliar. Pemalsuan Akta Autentik, laporan Polisi Nomor : LP/24/II/2020/SULSEL/RES.KEP.SLYR tanggal 11 Februari 2020 yang diduga dilakukan oleh Tersangka Sarbini dan oknum Notaris Muh Ridwan Zainuddin selaku Notaris pembuat akta panjar dan pelunasan. Dari uang Rp 800 juta yang ditransfer oleh Alfian Pratama masuk ke Rekening tanpa sepengetahuan Rasman Alwi sebagai panjar pembayaran tanah. "Saya ketahui bahwa ada uang masuk ke rekening saya setelah saya di telpon dan di WA oleh Kapolres Selayar saat itu dijabat oleh AKBP Syamsu Ridwan, S.IK. Padahal saya tidak mengenal Alfian Pramana. Kemudian saya diperintahkan uang tersebut ditarik dan diminta di bawa ke ruangannya pad...

Propam Polri Harus Tegas, DPR Jangan Diam: Nyawa Ojol Bukan Selesai di Kata Maaf

  Jelajah98, Artikel- Tragedi yang terjadi pada 28 Agustus 2025 di lokasi demonstrasi telah membuka kembali luka lama tentang hubungan rakyat dengan aparat negara. Seorang pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia setelah ditabrak anggota Brimob. Kejadian ini bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan sebuah gambaran betapa rentannya nyawa rakyat di hadapan kekuasaan yang seharusnya melindungi mereka. Menurut saya, kasus ini tidak bisa dibiarkan berlalu begitu saja. Tidak boleh hanya berhenti pada kata maaf. Tidak boleh hanya dianggap sebagai insiden tak sengaja. Karena ketika nyawa rakyat melayang akibat tindakan aparat, negara wajib hadir memberi kepastian hukum dan keadilan. Kata maaf tidak sebanding dengan harga sebuah nyawa. Kata maaf tidak bisa menggantikan anak yang kehilangan ayah, istri yang kehilangan suami, atau orang tua yang kehilangan anak. Kata maaf hanya pantas jika diiringi dengan tindakan nyata: pengusutan yang tegas, transparan, dan terbuka untuk publik. Di sin...

Tentang Saya

 Hy sobat Blogger kali ini membahas tentang informasi yang akurat, ya.. Blogger kali ini bernama jelajah98 karena ingin mengarungi semua informasi terbaru tentang dunia, penasaran seperti apa? makanya ikuti terus ya :D Media Sosial :  Instagram : @official_subar Facebook : https://www.facebook.com/subartono Email Me : stono1998@gmail.com Thank you Buat Kalian yang udah ikut video ini ❤❤